Wednesday, January 21, 2015

CONTOH LAPORAN BIAYA PRODUKSI PRODUK MANUFACTUR

LAPORAN BIAYA PRODUKSI PRODUK HOTMIX
DAN PRODUK LIONTING
OLEH KELOMPOK 10:


1.COPRIUS TARAWACU (1113107)
2.JEFRIANUS M.NDAMU (1113116)
3.YENIYATI K.MILAR  (1112072)

4.YULIUS D.MANU (1112078)
5.NOVIANA SOVIANI MALO(1112101)




SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI KRISTEN WIRA WACANASUMBA
JLN.R.SUPRAPTO NO.10 WAINGAPU

PENDHULUAN

Dalam sebuah perusahaan manufactur selalu berhubungan dengan proses produksi,biaya,bahan mentah,tenaga kerja dan keterampilan serta peralatan,itulah beberapa yang perlu dimiliki dalam sebuah perusahaan manufactur,tanpa hal-hal tersebut maka proses produksi dan hasilnya akan jauh dari apa yang diharapkan.untuk mengamati dan mempelajari apa saja faktor-faktor produksi yang dibutuhkan dan bagaimana alokasi biaya agar harapan sebuah perusahaan bisa tercapai maka perlu di lakukan pengambilan data secara langsung dilapangan,dengan demikian kita dapat mengetahui secara langsung sebuah kenyataan yang sebenarnya.maka kami dari kelompok VI membuat laporan biaya produksi dalam proses produksi barang manufactur yaitu berupa hotmix.









LAPORAN BIAYA PRODUKSI HOTMIX
Nama usaha                 : PT.TERATAI
Produk yang dihasilkan :hotmix
Cara membuat :
1.    Sirtu disaring untuk memisahkan kerikil dan debu(pasir)
2.    Pasir diangkut untuk di dicuci dan kerikil diangkut untuk di mol menjadi beberapa bagian yaitu berupa abu batu,batu pecah 1.1,batu pecah 1.2
3.    Bahan setengah jadi(pasir,abu batu,batu pecah 1.2,batu pecah 1.2) di distribusi ke tempat penampungan dan siap di mixer.
4.    Mesin dihidupkan lalu aspal dipanaskan,setelah pada suhu tertentu bahan-bahan setengah jadi dialirkan ke mesin mixer bersamaan dengan aspal.
5.    Proses mixer berlangsung 15 menit dan hotmix siap digunakan.

BIAYA BAHAN BAKU

1.pasir  150 kg(15%)                                  Rp.30000                
2.abu batu  300 kg(30%)                             Rp.50000
3.batu pecah 1.1 250 kg(25%)                     Rp.50000
4.batu pecah 250 kg(25%)                          Rp.50000
5.aspal 50 kg(5%)                                      Rp.200000
Total biaya 1 ton hotmix                                               Rp.380000

BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG
   Dengan cara pembayaran tarif hari kerja:
v  TKL SENIOR
1.    1 hari kerja =200 ton
2.    1 hari kerja =Rp.60000/tkl
3.    1 ton =upah tkl rp.60000/200 ton
        = Rp.300/tkl     3.1 hari kerja =Rp.60000
     3.1 hari kerja =Rp.60000

    4.jumlah tenaga kerja 8 0rang                Rp.480000
v  TKL BARU
1.    1 hari kerja =200 ton
2.    1 har kerja =Rp.40000/tkl
3.    1 ton =upah tkl Rp.40000/200ton
        =Rp.200/tkl
     4.jumlah tenaga kerja 8 orang                Rp.320000
Total biaya TKL                                                          Rp.800.000
BIAYA OVERHEAD PABRIK
1.biaya listrik/hari                                     Rp.40.000
2.biaya air/hari                                         Rp.20.000
3.biaya reparasi/hari                                 Rp.20.000
4.tenaga kerja tidak langsung
1.    Manajer                                         Rp.80.000/hari
2.    Mandor                                          Rp.70.000/hari
Total biaya    overhead pabrik                                     Rp.230.000

Total semua biaya yang dikeluarkan                             Rp.1400.000
Jumlah unit yang dihasilkan                                         =200 ton/hari
Biaya produksi per ton                                                =Rp.385.150
Harga pokok produksi                                                 =Rp.385.150/ton
Harga jual                                                                  =Rp.450000/ton


LAPORAN BIAYA PRODUKSI PRODUK LIONTING


Nama usaha                 :usaha lionting
Produk yang dihasilkan :lionting
Cara membuat              :
1.    Siapkan semua bahan yang diperlukan(tali nilon,temporung kelapa,muti,keong laut)
2.    Potong tempurung kelapa berbentuk lingkaran dengan diameter 20 cm lalu tempurung kelapa dilubangi dengan bor sebanyak yang dibutuhkan,kemudian haluskan menggunakan kertas pasir.
3.    Lubangi keong dengan menggunakan alat bor.
4.    Susun keong dan muti ke dalam tali nilon sesuai selera yang diinginkan.
5.    Ikatkan lionting ke lubang tempurung kelapa.selesai


Biaya bahan baku :

1.tali nilon                                   Rp.10000
2.keong laut                                 Rp.0
3.tempurung kelapa                      Rp.60000
4.muti                                          Rp.60000
Total biaya bahan baku                                  Rp.130000
Biaya tenaga kerja langsung:
Di bayarkan berdasarkan tarif jam kerja
1.    jam kerja =Rp.5000
2.    Satu lionting   =2 jam kerja
3.    Enam jam kerja/hari =3 lionting
4.    Satu lionting  Rp.10000*12 unit                 Rp.120000
Biaya overhead pabrik :
·         Biaya bahan penolong         Rp.2000
·         Biaya TKL                         Rp.0
·         Biaya lain-lain                   Rp.5000
Total BOP                                               Rp.  7000
Total biaya produksi                                         Rp.257.000
Jumlah unit yang dihasilkan/minggu  :12 unit
Biaya produksi/unit                          =Rp.257.000/12 unit=Rp.21.500
Harga pokok produksi/unit                  Rp.35.000
Harga penjualan                                 Rp.50000/unit





                                           PENUTUP
Demikian pemaparan biaya-biaya produksi produk manufactur yang kami
Telah buat  guna memenuhi salah satu tugas akuntansi biaya,segala kekurangan dan keterbatasan laporan ini kiranya dapat kami koreksi di kemudian hari.inilah hasil kerja kami,mudah-mudahan apa yang kami pelajari dapat kami terapkan dalam kehidupan terutama ketika kami memasuki dunia kerja suatu hari nanti dan semoga TUHAN memberkati.




No comments: